Makaroni panggang

Udah lama banget nih blog ga ada penghuninya…makdarit kali ini mau bagi pengalaman pertama masak makaroni panggang (lagi seneng masak nih ceritanya;p) resepnya dari temen kantor ditambah browsing sana sini hehehe..
Pilih resep makaroni panggang ini karenaaa..mau nyobain hepikol baru…hihihi pamer ih..yg  tersohor katanya ibu-ibu…mari kita buktikan kehebatan si hepikol ini..
Bahan-bahannya mudah didapat di pasar or disupermarket :
– bawang bombay ( 1-2 siung)
– bawang putih secukupnya
– makaroni elbow
– telur 5 butir
– daging giling (terserah sih sesuai selera boleh diganti ayam or sosis)
– lada
– oregano (optional)
– susu ultra putih (pake yang 200ml)
– keju cheddar or mozarella
– margarine
– saos sambal
– saos tomat

Cara membuat :
-rebus makaroni boleh dtmbh sedikit garam (beri sedikit minyak pada saat merebus agar tidak menempel) sampai mengembang   angkat dan tiriskan
– panaskan margarin
– masukan potongan bawang bombay dan bawang putih yg telah dirajang halus sampai harum
– masukan daging giling ke dalam tumisan hingga matang
– masukkan saos sambal dan tomat (lebih banyak saos tomat lebih enak)
– beri garam secukupnya aduk-aduk
– setelah matang matikan api

– tuang susu cair ke dalam panci lalu aduk-aduk
– sambil terus diaduk masukan keju sesuai selera sampai meleleh dan mendidih
– masukan lada dan oregano kemudian aduk kembali setelah itu matikan api

– campurkan adonan daging giling dan makaroni ke dalam adonan susu kemudian diaduk sampai rata
– masukkan kocokan telur aduk kembali
– setelah selesai mencampurkan semua adonan masukan dalam wadah hepikol atau ke dalam cetakan alumunium foil
– boleh ditaburi keju cheddar diatas adonan
– panggang dengan hepikol hingga matang (+- 15 menit)

image

Hasilnya lumayaan lah untuk pemula (hibur diri sendiri) kata temen kantor sh gitu…etapi kata Adiva pun enaak loh yg nyobain pertama…anak kecil kn polos n blm tau bohong….;p

image

Dan ternyata masak menggunakan hepikol cepet dan gampang buat yg amatir kaya saya apalgi yg udah gape pst lebih mudah lagi.terbuktii daripada harus beli oven listrik watt nya besar (teteup emak sumirit)..jadi pengen eksperimen lagi niih…(bukan promosi looh)..

Silahkan mencobaa…;)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s